Day: December 28, 2019

Surat Dan Kerangka Manusia Di Temukan Di Septic Tank Bantul

Surat Dan Kerangka Manusia Di Temukan Di Septic Tank Bantul

Berita penemuan kerangka manusia di dalam septic tank menghebohkan warga Dusun Karangjati, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Yogjakarta.

Polisi pun segera melakukan penyeledikan untuk mengungkap identitas dari pemilik tulang belulang tersebut.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Polres Bantul Ajun Komisaris Polisi Riko Sanjaya proses otopsi di lakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.

Dalam proses penyeledikan yang di lakukan oleh pihak kepolisian, pilisi pun memeriksa sejumlah orang untuk kepentingan penyeledikan. Bahkan demi memecahkan misteri ini tidak menutup kemungkinan akan di lakukan  uji sampel darah dari para pihak yang di periksa jika nantinya di butuhkan. Uji sampel darah tersebut rencana nya akan di lakukan di RS Bhayangkara

“Itu kami dalami lewat keterangan keluargakeluarganya. Nanti kami juga minta sampel darah atau apa sesuai nanti kebutuhan RS Bhayangkara sebagai pembandungnya.” Uajr Riko

Mengapa polisi sampai melakukan uji tes darah? Penyebabnya adalah laporan dari masyarakat sekitar yang mengaitkan penemuan kerangka manusia tersebut dengan perempuan yang sebelumnya pernah di laporkan hilang

Pernah Ada Kejadian Bunuh Diri

Perempuan yang di laporkan hilang dulu merupakan istri dari Edi Susanto. Sedangkan Edi Susanto merupakan anak dari pemilik septic tank yang bernama Waluyo. Akan tetapi sekitar dua bulan yang lalu Edi nekat melakukan bunuh diri dan meninggalkan surat wasiat yang berisi keinginannya untuk menyusul nenek dan istrinya.

Proses otopsi yang di lakukan oleh polisi tujuannya agar dapat memberikan petunjuk mengenai kematia korban sebelum menjadi tulang belulang. Nantinya akan dilihat apakah terdapat keretakan pada tulang karena pukulan dan lain lain

“Nanti dicek untuk mengetahui penyebab kematiannya” ungkap Riko

Sementara di duga kerangka tersebu sudah berusia kurang lebih sekitar 4 tahun lebih di dalam septic tank. Ketika di temukan di kedalaman tiga meter, kondisi kerangka manusia sudah tidak utuh. Sebagian ada yang hilang dan adapula yang terpisah.

Untuk jenis kelaminnya, polisi belum bisa memberikan dugaan sementara. Sebab saat di temukan pun tidak ada bekas baju yang di pakai karena sudah hancur tersisa kain yang tak berbentuk saja.