Fakta Tentang Gelombang Panas di Pakistan

Banyak fenomena alam yang indah yang bisa kita saksikan di dunia. Namun ada juga fenomena alam yang berbahaya. Seperti gelombang panas di Pakistan. Fenomena alam ini dapat membunuh manusia karena saking panasnya. Biasanya manusia tidak sanggup bertahan dari gelombang panas ini karena dehidrasi.

Fakta Tentang Gelombang Panas di Pakistan

Pada tanggal 21 Mei kemarin, gelombang panas ini terjadi di Pakistan. Tidak tanggung-tanggung, gelombang panas ini menelan korban jiwa. Untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang gelombang panas di Pakistan ini, mari simak fakta berikut ini.

  • Gelombang panas terjadi saat bulan Ramadan

gelombang panas di Pakistan

Umat muslim di seluruh dunia sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan dan begitu juga yang ada di Pakistan. Namun sayang, fenomena alam gelombang panas terjadi ketika masyarakat Negara muslim ini sedang menahan haus dan lapar mereka.

Akibatnya, masyarakat muslim di Pakistan harus berpuasa di bawah suhu 44 derajat Celsius. Dengan suhu setinggi itu di bulan Ramadan, banyak yang takut kalau korban akan bertambah. Sejauh ini telah jatuh korban sebanyak 65 orang.

  • Korban berasal dari daerah miskin

gelombang panas di Pakistan

Pengelola layanan ambulans serta pemakaman di Pakistan, Faisal Edhi dengan Yayasan Edhi-nya, menyebutkan kalau para korban jiwa tersebut berasal dari wilayah miskin Karachi, Pakistan. Jumlah korban tersebut terjadi dalam tiga hari.

Faisal Edhi menyebutkan kalau jenazah dari korban jiwa ini disimpan di fasilitas pendingin dan telah ditetapkan oleh dokter setempat kalau mereka meninggal dunia karena serangan gelombang panas. Menurut Faisal, para korban jiwa pada saat gelombang panas sedang bekerja di sekitar mesin perebus air dan pemanas di pabrik tekstil.

Hal ini diperparah dengan matinya listrik yang menyebabkan pendingin udara tidak mampu mendinginkan udara di tempat bekerja mereka. Pada saat itu, suhu udara telah mencapai 40 derajat Celsius.

  • Dokter membantah penyebab kematian adalah gelombang panas

gelombang panas di Pakistan

Walaupun dokter setempat telah menetapkan kalau para korban jiwa meninggal karena serangan gelombang panas, menteri kesehatan di Provinsi Sindh, Pakistan membantah hal tersebut. Ia menyebutkan kalau ia menolak memutuskan kalau gelombang panas adalah penyebab kematian itu dengan alasan bahwa yang bisa membuat keputusan itu hanya dokter dari rumah sakit.

  • Sejarah yang terulang

gelombang panas di Pakistan

Masyarakat Pakistan mulai resah karena berita meninggalnya 65 orang akibat gelombang panas ini. Hal ini dikarenakan pada tahun 2015 pernah terjadi gelombang panas yang mematikan di Pakistan. Pada saat itu korban jiwa mencapai 1.300 orang. Banyak rumah sakit dan rumah duka dipenuhi oleh para jenazah. Rata-rata korban jiwa adalah pada lansia dan orang yang sedang sakit.

Menurut Faisal Edhi, rumah pemakaman Yayasan Edhi pada tahun 2015 itu penuh dengan 650 jenazah dalam beberapa hari. Ini menyebabkan penuhnya ruang pendingin mereka dan banyak mayat yang membusuk akibat tidak disimpan di ruang pendingin.

Itulah beberapa fakta tentang gelombang panas di Pakistan yang menelan korban jiwa. Saat ini, pemerintah Pakistan berusaha meyakinkan masyarakatnya kalau tragedi suram pada tahun 2015 itu tidak akan terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *