Warga Korsel Bunuh Diri di Solo Karena Takut Corona

Warga Korsel Bunuh Diri di Solo Karena Takut Corona

Warga Korsel Bunuh Diri di Solo Karena Takut Corona
Warga Korsel Bunuh Diri di Solo Karena Takut Corona

Seperti yang di ketahui dari berbagai berita di media, Negara Korea Selatan saat ini menjadi Negara dengan jumlah terinfeksi virus corona terbanyak kedua setelah Negara pertama yang terinfeksi, China. Virus terus berkembang pesat di Korea Selatan dan makin menambah jumlah pasien yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.

Dampak dari masuknya virus Corona di Negeri Gingseng tersebut tentu mempengaruhi banyak hal, salah satunya mempengaruhi psikis seorang warga negara korea selatan yang tengah berada di Indonesia.

Diduga mengalami depresi karena merasa telah terinfeksi virus corona (Covid-19), seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) melakukan bunuh diri di Solo, Jawa Tengah.

Peristiwa bunuh diri tersebut terjadi pada 23 Februari lalu di sebuah hotel di Solo.

“Kita lihat dari dia meninggalkan surat wasiat itu dalam bentuk tulisan Korea bila diterjemahkan, ‘dia merasa dirinya… karena sakit tidak sembuh-sembuh, kemudian dia mungkin merasa dirinya telah terkena virus

itu.,” ujar Andy Rifai.

Sebelum mengalami sakit dan memutuskan untuk bunuh diri, diketahui korban sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke Dalian (China) lalu kemudian kembali ke Korea Selatan pada Januari lalu, setelah itu korban pun melanjutkan perjalanan ke Solo, Jawa Tengah

Hasil Tes Negatif Terpapar Virus Corona

Pasca aksi tersebut di ketahui oleh pihak hotel, kejadian tersebut langsung di laporkan ke kepolisian dan akan di lakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun ternyata dugaan dari almarhum salah karena dirinya tidak terinfeksi virus corona.

“Untuk memastikan telah dilaksanakan uji laboratorium dan sudah ada jawabannya bahwa korban negatif terkena virus corona itu,” ujar Andy Rifai.

Sementara itu, jenazah JEH telah dikremasi di rumah duka Tiong Ting, Jebres, Solo. Sementara abu jenazahnya telah dibawa kembali oleh keluarganya ke Korsel.

“Minggu lalu memang ada warga korea…. setela kami cek warga korea itu dikirim dari rumah sakit bahkan didampingi oleh petugas dari rumah sakit Moewardi untuk dilakukan kremasi dan abunya dibawa kembali ke Korea,” ujar Pengurus Rumah Duka Tiong Ting, Sumartono Hadintoto.

Sebelumnya, saat masih berada di RSUD Dr Moewardi, jasad JEH diketahui sempat disimpan di ruang isolasi. Itu dilakukan sesuai prosedur standar operasional mengatasi dugaan penyakit dan riwayat perjalanan ke daerah terpapar virus corona.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.